Bupati Takalar Daeng Manye Ukir Sejarah Pertama Kali Di Sulsel Raih Peringkat Pertama

Takalar, Nusantarapress.Com- Pemerintah Kabupaten Takalar berhasil menorehkan sejarah baru di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye, Hengki Yasin.

capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan Kabupaten Takalar melonjak drastis hingga meraih peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Selatan dengan predikat Tuntas Madya.

Sebelum di mulai acara terlihat kapala badan keuwangan aset daerah, muh Rifai, bersama kadis pertanian takalar, parawansa, datang lebih awal,

Jam 17,20 para kepala sekolah SD,SMP berkumpul di bawa tenda sambil menunggu kedatangan bapak bupati daeng manye.

bupati daeng manye tiba di lokasi jam 17,48 di jemput oleh Rifany, Plt dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten takalar.

Sebelum sambutan Bupati terlebih dahulu mengapsen kehadiran kepala sekolah SD,SMP perkecamatan

Capaian prestasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Daeng Manye di hadapan puluhan kepala sekolah saat memberikan arahan di halaman Kantor Dinas Pendidikan Takalar, Jalan Chaeruddin Dg Ngampa, Jumat (13/02/2026).

Prestasi ini menjadi lompatan sikdifikan mengingat sebelumnya Takalar berada di posisi kedua terbawah dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Suasana sore menjelang buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penuh syukur sekaligus evaluasi bagi insan pendidikan di Takalar.

“Waktu saya mengetahui kita di posisi kedua dari bawah, saya merasa malu. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi muda, dan kita tidak boleh membiarkan pendidikan kita terpuruk,” tegasnya.

Keberhasilan ini bukan hasil instan, melainkan buah dari langkah taktis sang Bupati yang memilih turun langsung ke lapangan sejak awal masa jabatannya.

Daeng Manye melakukan inspeksi mendadak ke berbagai sekolah untuk merasakan atmosfir pembelajaran, meninjau fasilitas, hingga memantau interaksi guru dan siswa secara autentik.

Strategi “jemput bola” ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah daerah berpijak pada realitas objektif di ruang-ruang kelas, bukan sekadar laporan di atas kertas.

Salah satu titik balik perbaikan ini terjadi saat Bupati mengumpulkan jajaran pendidikan dan secara mendadak meminta para kepala sekolah membuka Rapor Pendidikan masing-masing.

Evaluasi berbasis data ini menjadi fondasi bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penguatan pemahaman guru terhadap indikator capaian, peningkatan pengawasan, hingga penataan kembali pola kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan agar lebih responsif terhadap mutu.

Dalam arahannya, Daeng Manye menekankan bahwa peran kepala sekolah adalah kunci utama perubahan.

Ia menegaskan bahwa penempatan kepala sekolah kini dilakukan dengan pertimbangan ketat pada kompetensi dan kesiapan memimpin.

“Kalau kepala sekolah mengambil langsung tanggung jawab itu, hasilnya pasti berbeda dibandingkan jika hanya diserahkan kepada staf. Tanggung jawab kepemimpinan itulah yang menggerakkan kualitas,” ujar Bupati yang dikenal visioner ini.

Transformasi ini membuahkan hasil signifikan dengan keberhasilan Takalar melompati kategori Tuntas Pratama dan langsung melesat ke predikat Tuntas Madya. Menurut catatan daerah, ini merupakan capaian tertinggi Kabupaten Takalar di sektor pendidikan sejak daerah ini berdiri.

Lompatan dari peringkat dua terbawah menuju peringkat pertama se-Sulawesi Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen pimpinan yang kuat mampu mengubah arah kualitas pelayanan publik.

Meski meraih prestasi gemilang, Bupati Daeng Manye mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap keberhasilan ini menjadi bahan bakar motivasi untuk terus berinovasi dan memperkuat kerja sama tim.

“Ini adalah capaian membanggakan, namun bukan akhir dari perjalanan Masih banyak hal yang harus diperbaiki agar kualitas pendidikan di Takalar semakin unggul demi mencetak generasi masa depan yang kompetitif.

tutupnya dengan nada optimis, di halaman kantor dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten takalar

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*