Mamasa, Nusantarapress.com — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Sulawesi (IJS) Sulawesi Barat menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang membuka ruang mediasi dengan pengurus IJS Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Mamasa.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat untuk memperbaiki serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Mamasa.
Ketua DPP IJS Sulbar menilai langkah yang diambil oleh Bupati Mamasa merupakan bentuk sikap kepemimpinan yang bijaksana dan terbuka dalam menyikapi berbagai dinamika yang sempat terjadi antara pemerintah daerah dan kalangan jurnalis. Menurutnya, dialog dan komunikasi yang terbuka merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan perbedaan pandangan serta menjaga hubungan yang sehat antara pemerintah dan media.
Dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk saling memahami, membuka ruang komunikasi yang lebih baik, serta saling memaafkan atas berbagai kesalahpahaman yang mungkin terjadi sebelumnya. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dan menunjukkan komitmen bersama untuk membangun hubungan yang lebih harmonis di masa yang akan datang.
Ketua DPP IJS Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mamasa yang bersedia meluangkan waktu untuk bertemu langsung dengan pengurus IJS DPW Mamasa.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk menjaga hubungan baik dengan para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Langkah mediasi yang dilakukan oleh Bupati Mamasa merupakan sikap yang sangat positif. Kami dari DPP IJS Sulbar menyambut baik pertemuan tersebut karena menunjukkan adanya itikad baik untuk menyelesaikan persoalan melalui dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa insan pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Kehadiran jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga sebagai mitra kritis yang membantu pemerintah dalam mengawal jalannya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan para jurnalis perlu terus dijaga agar tercipta suasana kerja yang kondusif dan saling menghargai peran masing-masing. Ia juga berharap momentum mediasi ini menjadi titik awal untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Mamasa.
Selain itu, Ketua DPP IJS Sulbar juga mengajak seluruh anggota IJS, khususnya yang tergabung dalam IJS DPW Mamasa, untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, dan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Ia menekankan bahwa profesionalisme jurnalis merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media.
Di sisi lain, ia juga berharap pemerintah daerah dapat terus membuka ruang komunikasi yang baik dengan media, serta menjadikan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, ketika hubungan antara pemerintah dan media berjalan dengan baik, maka informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga dapat memahami berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah.
Dengan adanya langkah mediasi yang telah dilakukan oleh Bupati Mamasa dan pengurus IJS DPW Mamasa, Ketua DPP IJS Sulbar berharap hubungan yang terjalin antara pemerintah daerah dan para jurnalis di Kabupaten Mamasa akan semakin solid, saling menghargai, serta mampu menciptakan suasana yang kondusif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama agar ke depan komunikasi dapat dilakukan dengan lebih baik, terbuka, dan dilandasi semangat kebersamaan demi kemajuan daerah.

Leave a Reply