Nusantarapress.Com- Takakar – Dinas Pertanian Kabupaten Takalar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para petani, dengan membuka pelayanan pengurusan surat rekomendasi pengambilan BBM bersubsidi.
Surat rekomendasi yang dilengkapi dengan kode barcode (barkon) tersebut menjadi dasar bagi para petani untuk memperoleh BBM bersubsidi jenis Solar maupun Pertalite yang digunakan untuk operasional alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Dengan adanya pelayanan ini, para petani di Kabupaten Takalar dapat lebih mudah mendapatkan akses BBM bersubsidi.
Hal tersebut sangat penting karena para petani tidak dapat melakukan pengambilan BBM bersubsidi di SPBU tanpa membawa surat rekomendasi resmi dari Dinas Pertanian yang dilengkapi dengan kode barkon.
Pantauan Lintasnusantara.online, Kamis (2/4/2026), terlihat banyak masyarakat yang berprofesi sebagai petani mendatangi Kantor Dinas Pertanian Takalar untuk mengurus surat rekomendasi tersebut.
Antusiasme warga menunjukkan tingginya kebutuhan petani terhadap BBM bersubsidi guna menunjang aktivitas pertanian mereka.
Di lokasi pelayanan, para pegawai dan staf Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) tampak sibuk melayani masyarakat.
Meski demikian, pelayanan tetap dilakukan dengan ramah, tertib, dan penuh kesabaran sehingga para petani merasa terbantu dalam proses pengurusan administrasi.
Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Takalar, Muh. Ilham Hamada, bahkan terlihat turun langsung melayani masyarakat yang datang mengurus rekomendasi BBM bersubsidi.
Ia memastikan proses pelayanan berjalan lancar serta memberikan kemudahan bagi para petani yang telah melengkapi persyaratan administrasi.
Muh. Ilham Hamada menjelaskan, untuk mendapatkan surat rekomendasi, masyarakat perlu melengkapi sejumlah dokumen seperti surat keterangan dari kelurahan atau desa yang menyatakan bahwa pemohon benar berprofesi sebagai petani, serta menyertakan foto alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dimiliki.
Alsintan tersebut di antaranya pompa air, traktor tangan, mesin diesel, mobil traktor hingga mobil kombain yang digunakan saat panen.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah BBM bersubsidi yang direkomendasikan tergantung pada jenis Alsintan yang dimiliki petani.
Misalnya, untuk mesin pompa air berkapasitas 3 inci, kebutuhan Pertalite dapat mencapai sekitar 460 liter per bulan, sementara untuk Alsintan seperti mobil traktor yang menggunakan Solar, rekomendasi kebutuhan BBM dapat mencapai sekitar 1.800 liter per bulan, dengan perhitungan aktivitas kerja selama 26 hari dalam satu bulan.
“Alhamdulillah sejak dibukanya pelayanan hingga saat ini, kami dari Dinas Pertanian Takalar telah menerbitkan sebanyak 1.034 surat rekomendasi bagi masyarakat.
Di antaranya 354 rekomendasi untuk BBM jenis Pertalite dan 680 rekomendasi untuk BBM jenis Solar,” ujar Muh. Ilham.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Takalar Parawangsa, menyampaikan kepada awak media bahwa ia sudah menginstruksikan Kabid PSP dan jajarannya untuk mempermudah penerbitan surat rekomendasi pengurusan BBM bersubsidi baik jenis solar maupun pertalite bagi petani Takalar
“Urusan administrasi tidak boleh dibuat berbelit-belit, berikan kemudahan dan pelayanan maksimal bagi masyarakat, khususnya para petani Takalar.
“Ia menyatakan langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Takalar melalui program pembangunan “Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, dan Cepat Hasilnya”, tegasnya Parawangsa.
Salah satu warga yang mengurus rekomendasi, Baharuddin Daeng Bella, petani asal Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, mengaku sangat bersyukur dengan pelayanan yang diberikan Dinas Pertanian Takalar.
Ia mengatakan surat rekomendasi tersebut akan digunakan untuk mengambil BBM Pertalite di SPBU guna kebutuhan pompa air miliknya.
“Alhamdulillah pelayanannya sangat baik dan ramah. Kami juga diberikan kemudahan dalam pengurusan”, ujarnya dengan wajah tersenyum.
(Asiska)

Leave a Reply