Makassar– Nusantarapress.Com- Sulsel- Langkah baru bagi penguatan tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Selatan resmi dimulai.
Sebanyak 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Provinsi Sulawesi Selatan periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Balai Manunggal Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (4/7/2026).
Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) ini diikuti oleh jajaran pengurus DPC APDESI yang telah merampungkan Musyawarah Cabang (Muscab) serta menyelesaikan masa kepengurusan periode sebelumnya.
Momentum ini diproyeksikan sebagai pilar utama dalam memperkokoh konsolidasi organisasi guna mengawal pembangunan desa yang lebih progresif di Sulawesi Selatan.
Sinergi Linier dari Desa ke Pusat
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua DPC APDESI Kabupaten Takalar, Parawansa, S.H., menegaskan bahwa pelantikan serentak ini merupakan langkah strategis untuk memosisikan APDESI bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, melainkan sebagai motor perjuangan aspirasi kepala desa.
“Hari ini yang dilantik adalah 10 DPC APDESI se-Sulawesi Selatan. Harapan kami, melalui momentum ini, aspirasi para kepala desa di setiap kabupaten dapat tersalurkan secara linier dan terstruktur, mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat,” ujar Parawansa di sela-sela acara.
Untuk menjaga keberimbangan informasi dan meluruskan persepsi publik, Parawansa mengklarifikasi bahwa dari total 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, baru 10 DPC yang dikukuhkan. Hal ini murni karena faktor periodisasi, bukan karena adanya kendala organisasi.
“DPC lainnya bukan tertunda, melainkan karena masa jabatan kepengurusannya masih berlangsung. Mereka masih menjalankan amanah organisasi, dan konsolidasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya secara transparan.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah
Pentingnya peran APDESI dalam lanskap pembangunan nasional tecermin dari hadirnya deretan pejabat tinggi negara dan daerah dalam prosesi ini. Hadir langsung memberikan dukungan antara lain:
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto
Wakil Menteri Desa dan PDT, Ferry Juliantono
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi
Para Kepala Dinas yang membidangi pemerintahan desa dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Kehadiran para pemangku kebijakan lintas level ini menandai babak baru kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa.
Mengawal Program Strategis Nasional
Dengan nakhoda baru di 10 kabupaten tersebut, APDESI Sulawesi Selatan diharapkan tampil lebih solid dalam mengawal serta mengeksekusi berbagai program strategis nasional langsung di akar rumput.
Fokus utama kepengurusan periode 2026–2031 ini akan diarahkan pada empat pilar
Penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Pemberdayaan masyarakat desa yang inklusif.
Pengembangan ekonomi desa melalui optimalisasi BUMDes.
Percepatan transformasi menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Melalui komitmen yang kuat dan struktur yang terkonsolidasi, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi desa-desa di Sulawesi Selatan untuk bergerak serentak menjadi penopang utama stabilitas dan kemajuan ekonomi nasional.
(**)

