Takalar, Nusantarapress.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Takalar menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadhan serta pelepasan pekerja yang mendapatkan penugasan mutasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (8/3/2026) di Aula Polres Takalar.
Kegiatan ini diikuti sekitar 250 pekerja BRI Takalar dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta kebersamaan antar pekerja, khususnya di bulan suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kepedulian, kebersamaan, dan refleksi diri.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Area Head BRI Wilayah Bantaeng, Iman Indrawan, yang memberikan dukungan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kebersamaan bagi para pekerja BRI di wilayah kerja Takalar.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan sejumlah pekerja yang mendapatkan mutasi penugasan. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas di BRI Takalar.
Pemimpin Cabang BRI Takalar, Andri Wicaksono, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga semangat kolaborasi di antara seluruh pekerja.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan di antara seluruh pekerja BRI Takalar. Momentum Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sekaligus memberikan apresiasi kepada rekan-rekan yang mendapatkan penugasan baru,” ujar Andri.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Muhammad Rusli Tompo, S.H.I., M.H. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta meningkatkan semangat pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BRI Takalar berharap soliditas internal perusahaan semakin kuat sehingga mampu terus memberikan layanan perbankan terbaik kepada masyarakat serta berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Leave a Reply