Jelang Mudik Lebaran 2026, Kasat Lantas Polres Takalar Himbau Pengendara Waspadai Titik Rawan Laka

Takalar, Nusantarapress.Com- Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1477 Hijriah, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Takalar mulai meningkatkan kesiap siagaan guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Mulyadi, S.Sos., M.H. mengimbau seluruh masyarakat yang akan melintasi wilayah Kabupaten Takalar untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara di jalan raya.

Dalam keterangannya, AKP Mulyadi menekankan pentingnya pengecekan kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum memulai perjalanan jauh. Hal ini dilakukan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat selama masa arus mudik dan balik lebaran.

“Periksa baik-baik kendaraannya, terutama fungsi rem, kaca spion, lampu, weser (lampu sein), dan kondisi ban. Kami juga sangat menekankan kepada pengendara roda dua untuk selalu mengutamakan penggunaan helm standar guna menghindari dampak fatal jika terjadi kecelakaan di jalan raya,” ujar AKP Mulyadi saat

dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (12/3/2026).

Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polres Takalar telah menyiapkan tiga Posko Operasi Ketupat 2026 yang tersebar di titik-titik strategis.

Ketiga posko tersebut berlokasi di wilayah Bontosunggu (Galesong Utara), depan Polsek Palleko (Polongbangkeng Utara), dan di area Taman Kota (Pattallassang). Posko ini nantinya berfungsi sebagai pusat pengamanan sekaligus tempat istirahat bagi pemudik yang kelelahan.

Selain persiapan teknis, AKP Mulyadi juga memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan (black spot) yang perlu diwaspadai oleh para pengendara. Wilayah tersebut meliputi jalur Bontosunggu di Kecamatan Galesong Utara, serta area Malewang dan Bontokassi di Kecamatan Polongbangkeng Utara.

Kewaspadaan ekstra juga diminta saat melintasi jalur Sayoang, Tepo, hingga Bontomanai di Kecamatan Mangarabombang. Wilayah-wilayah ini dipetakan berdasarkan data historis angka kecelakaan yang kerap terjadi di sepanjang jalur trans Sulawesi yang membelah Kabupaten Takalar tersebut.

Menurut AKP Mulyadi. terdapat beberapa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres Takalar. Selain faktor kelalaian manusia seperti mengantuk, faktor teknis kendaraan seperti rem blong dan ban gundul juga menjadi pemicu yang sering ditemukan oleh petugas di lapangan.

“Kami juga menggarisbawahi kondisi infrastruktur, seperti adanya jalan berlubang dan penyempitan di beberapa ruas jalan trans Sulawesi wilayah Takalar.

Kondisi jalan yang sempit menuntut konsentrasi tinggi dari para pengemudi, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Polres Takalar berharap kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk disiplin dalam berlalu lintas.

Kepatuhan terhadap aturan di jalan raya dan kesiapan fisik baik pengendara maupun kendaraan diharapkan mampu mewujudkan mudik yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh warga di tahun 2026 ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*