Dugaan Ketidakberesan Pengelolaan Barcode Subsidi Pertanian di SPBU Kalukuang Galesong, Warga Minta Kejelasan

Galesong — Sejumlah warga mempertanyakan dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan barcode yang berkaitan dengan penyaluran BBM bersubsidi bagi sektor pertanian di salah satu SPBU di wilayah Kalukuang, Kecamatan Galesong.

‎Berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat yang meminta identitasnya tidak disebutkan, terdapat dugaan bahwa barcode yang berasal dari kalangan petani dikumpulkan oleh pihak tertentu dengan alasan akan diberikan informasi atau pemberitahuan lebih lanjut mengenai penggunaannya.

‎Namun, menurut keterangan warga, setelah barcode tersebut dikumpulkan, sebagian masyarakat mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan hingga masa berlaku barcode berakhir. Sementara itu, ada pula warga yang mengaku mendapatkan pemberitahuan, tetapi frekuensinya berbeda-beda. Ada yang dikabari hingga dua kali, satu kali, bahkan ada yang mengaku sama sekali tidak mendapatkan pemberitahuan.

‎Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat yang telah menyerahkan barcode mereka. Sejumlah warga menduga adanya kemungkinan barcode yang telah dikumpulkan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

‎“Barcode kami dikumpulkan dan katanya nanti akan dikabari. Tapi ada yang sampai habis masa berlakunya tidak pernah mendapat kabar,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

‎Warga juga menyebut adanya dugaan perlakuan berbeda terhadap sejumlah pihak tertentu dalam penggunaan atau pemanfaatan barcode tersebut. Namun, hingga saat ini, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

‎Masyarakat berharap adanya transparansi mengenai mekanisme pengumpulan, penyimpanan, serta penggunaan barcode subsidi pertanian tersebut. Mereka juga meminta agar apabila memang terdapat prosedur khusus dalam penyaluran BBM bersubsidi, mekanisme tersebut dapat dijelaskan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun dugaan pilih kasih di tengah masyarakat.

‎Atas munculnya dugaan tersebut, pihak pengelola SPBU Kalukuang Galesong diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai mekanisme pengelolaan barcode, termasuk alasan adanya barcode yang disebut tidak mendapatkan pemberitahuan hingga masa berlakunya berakhir.

‎Hingga berita ini disusun, dugaan mengenai adanya penyalahgunaan atau pemanfaatan barcode untuk kepentingan pihak tertentu masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.