PASANGKAYU, Nusantarapress.com – Program budidaya ikan berbasis sistem bioflok yang digagas sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Mamuang – anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk – resmi menorehkan hasil manis. Kelompok Rio Mukti Jaya menggelar panen perdana ikan mujair sekaligus peresmian operasional kolam di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, yang mewajibkan perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong ekonomi berbasis masyarakat di tingkat desa.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Mamuang dalam mendorong pemberdayaan warga lewat sektor perikanan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru dan menjamin ketersediaan pangan bergizi di wilayah operasional perusahaan.
Kelompok Rio Mukti Jaya dibentuk PT Mamuang pada awal tahun 2026 sebagai wadah mandiri pengembangan usaha perikanan warga. Perusahaan telah menyalurkan dukungan berupa empat unit kolam sistem bioflok lengkap serta pendampingan teknis berkelanjutan agar pengelolaan berjalan efektif dan sesuai standar.
Saat ini terbudidaya sekitar 8.000 ekor ikan mujair di keempat kolam tersebut. Panen perdana yang dilakukan secara simbolis menjadi tanda berjalannya program yang dikelola sepenuhnya oleh kelompok masyarakat setempat. Dalam rantai usahanya, program ini juga melibatkan BUMDes Rio Mukti yang berperan aktif dalam mendukung pemasaran hasil panen, guna membentuk ekosistem usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Camat Rio Pakava, Muh. Rifai, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata PT Mamuang. “Program seperti ini sangat membantu meningkatkan kapasitas warga sekaligus memperkuat perekonomian desa. Semoga kolaborasi baik ini terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi perusahaan dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rio Mukti, Idris Lambang, berharap program ini terus dikembangkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas. “Terima kasih atas dukungan PT Mamuang. Kami berharap budidaya bioflok ini terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga desa,” ungkapnya.
Manajemen PT Mamuang, Susila Darmawati, mengapresiasi semangat Kelompok Rio Mukti Jaya serta mendorong inovasi dalam pengelolaan usaha. “Program ini punya potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Ke depannya, kami harap kelompok dapat mengoptimalkan pemanfaatan limbah makanan yang masih layak sebagai bahan pakan alternatif – langkah ini tidak hanya menekan biaya produksi, tapi juga mendukung prinsip pengelolaan lingkungan berkelanjutan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Sepakat dengan hal tersebut, Manajemen PT Mamuang lainnya, Riki Agusrinaldy, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata. “Kami berharap budidaya bioflok ini tidak hanya menghasilkan panen melimpah, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi jangka panjang,” ujar Riki.
Melalui program ini, PT Mamuang terus berkomitmen mendampingi masyarakat agar usaha perikanan yang dibangun dapat berjalan produktif, mandiri, dan memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan warga Desa Rio Mukti.
