Program KASAD Bangun 5.000 Jembatan Perintis di Seluruh Indonesia, 6 Unit Telah Berdiri di Pasangkayu

0-0x0-0-0-{}-0-0#bokehtype:0#;illum:5 scene:0 humanIn:0;

PASANGKAYU, Nusantarapress.com — Program pembangunan 5.000 Jembatan Perintis Garuda yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI Angkatan Darat terus berjalan di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, telah terbangun sebanyak 6 jembatan, yang terdiri dari 2 Jembatan Gantung, 3 Jembatan Beton, dan 1 Jembatan Aramco.

Didampingi Pasiter Kodim 1427/Pasangkayu Lettu Inf Bahar Talatta, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1427/Pasangkayu, Letkol Arh. Imam Hanafi, menyampaikan bahwa keenam jembatan tersebut tersebar di lima desa dan satu kelurahan di wilayah Kabupaten Pasangkayu. Rinciannya:

– Jembatan Aramco di Desa Pakava

– Jembatan Beton di Desa Pangiang, Desa Martasari, dan Desa Polewali

– Jembatan Gantung di Desa Karyabersama dan Kelurahan Pasangkayu

“Jembatan gantung yang telah dibangun memiliki panjang berkisar antara 10 hingga 20 meter. Sementara untuk pembangunan jembatan ke depannya, jembatan beton direncanakan memiliki panjang di bawah 10 meter, dan jembatan gantung dengan panjang di bawah 20 meter,” ungkap Letkol Arh. Imam Hanafi, Jumat (04/09/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, membuka akses wilayah terpencil, serta meningkatkan konektivitas masyarakat dalam menunjang kegiatan ekonomi dan sosial. Program ini juga sejalan dengan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Editor : Edison S