Bupati Takalar Kumpulkan Camat dan Kades, Siltap Aparatur Desa Jadi Agenda Utama

Peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat

Takalar // Nusantarapress.Com – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Takalar, Senin 5 Oktober 2026, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Rakor yang digelar usai apel gabungan ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan memperkuat kolaborasi antara Pemkab Takalar dengan pemerintah desa dalam upaya peningkatan pelayanan publik.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut membahas terkait Penghasilan Tetap (Siltap) bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang menjadi perhatian serius Bupati.

Dalam arahannya, Daeng Manye meminta kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk segera mengambil langkah konkret agar Siltap dapat direalisasikan secepatnya.

Ia menegaskan, hubungan koordinasi yang baik antara kabupaten dan desa menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi di tingkat bawah.

“Saya ingin kita semua satu frekuensi. Satu pola pikir, satu pemahaman, dan satu tujuan dalam melayani masyarakat. Pertemuan hari ini, termasuk apel pagi tadi, adalah bagian dari upaya menyatukan itu,” ucap Bupati.

Menurut Daeng Manye, jabatan yang diemban adalah amanah yang harus dijaga dengan memberikan pengabdian terbaik. Ia menyebut, kelancaran administrasi keuangan menjadi penopang utama jalannya roda pemerintahan.

Lebih lanjut, Bupati mengajak para Kepala Desa agar lebih proaktif menjalin komunikasi dengan Pemkab apabila menemukan hambatan di lapangan, terutama persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Setiap desa punya karakter dan tantangan yang tidak sama. Meskipun isunya sama, seperti pertanian, tapi konteks dan penyelesaiannya bisa berbeda. Maka perlu komunikasi intensif, satu visi dan satu komitmen dalam melayani warga,” tuturnya.

Tak lupa, Daeng Manye mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas antar Kepala Desa melalui wadah APDESI. Ia berharap tidak ada sekat yang dapat merenggangkan kebersamaan.

“Kita harus kompak, harus bersama. Saya berdiri untuk masyarakat dan saya berpihak untuk desa,” tegasnya.

Melalui rakor ini, diharapkan sinergitas antara Pemkab Takalar dan Pemerintah Desa semakin kuat serta persoalan Siltap aparatur desa dapat segera tuntas