Profil Ririn, Anak Nelayan Pembawa Baki Paskibraka Takalar 2026, Bercita-cita Jadi Dokter

Nusantarapress.Com- Takalar– Sulsel – Sosok Ririn menjadi salah satu anggota Paskibraka Kabupaten Takalar 2026 yang mendapat amanah sebagai pembawa baki dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Siswi kelas XI.3 SMA Negeri 1 Takalar itu dipercaya menjalankan salah satu tugas penting dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih di Kabupaten Takalar.

Ririn merupakan putri pasangan Malik Dg. La’ba dan Hariah Dg. Tarring yang berasal dari Lamangkia, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Remaja kelahiran Takalar, 18 Juli 2010 itu merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.

Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai nelayan, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga yang mendampingi keluarga.

Perjalanan pendidikan Ririn dimulai di SDN 178 Inpres Lamangkia sebelum melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Mangarabombang.

Saat ini, Ririn menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Takalar dan aktif mengikuti sejumlah kegiatan organisasi di sekolah.

Ia mengikuti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) serta Paskibra sekolah untuk mengembangkan kedisiplinan dan kemampuan bekerja dalam tim.

Di luar kegiatan sekolah, Ririn memiliki hobi membaca yang menjadi salah satu aktivitas yang disukainya.

Remaja asal Lamangkia itu juga memiliki cita-cita menjadi dokter dan bertekad terus belajar untuk mewujudkan impiannya.

“Untuk menunjang sehingga cita-cita bisa tercapai, saya harus terus belajar hingga cita-cita menjadi dokter bisa tergapai,” kata Ririn saat ditemui Tribun-Timur.com.

Di tengah kesibukannya sebagai pelajar dan anggota Paskibraka, Ririn tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di rumah.

Sepulang sekolah, ia biasanya membantu membersihkan rumah, membantu orang tua serta menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah.

Untuk berangkat ke sekolah, Ririn sehari-hari menggunakan sepeda motor.

Saat ditemui Tem media, di Mes Pemda, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Senin (17/8/2026), Ririn tengah menjalani rangkaian aktivitas sebagai anggota Paskibraka.

Bagi Ririn, menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Takalar bukan sekadar menjalankan tugas dalam upacara kemerdekaan.

Latihan yang dijalaninya memberikan pelajaran tentang disiplin, tanggung jawab dan kerja sama yang ingin diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Insyaallah saya akan menularkan ilmu yang saya dapatkan selama latihan Paskibraka kepada teman-temanku,” ujarnya.

Menurut Ririn, pembinaan selama mengikuti Paskibraka menjadi pengalaman berharga yang membentuk kebiasaan lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Ia juga ingin menerapkan kemampuan bekerja sama yang diperolehnya selama latihan di lingkungan sekolah.

Kepercayaan sebagai pembawa baki menjadi pengalaman tersendiri bagi Ririn karena tugas tersebut membutuhkan ketenangan, ketelitian dan kesiapan selama prosesi berlangsung.

Amanah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan masa sekolahnya, sekaligus melatihnya untuk tetap tenang ketika menjalankan tanggung jawab.

Ia berharap pengalaman selama menjadi Paskibraka Takalar dapat menjadi bekal untuk terus berkembang, terutama dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Bagi Ririn, disiplin dan kerja keras yang dijalaninya selama pembinaan menjadi modal untuk mengejar cita-citanya menjadi dokter.

Dari Lamangkia, Ririn membawa mimpi menjadi dokter sekaligus pengalaman berharga dari Paskibraka Takalar 2026.

Profil Ririn- Nama: Ririn- Tempat, tanggal lahir: Takalar, 18 Juli 2010

– Alamat: Lamangkia, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar

– Kelas: XI.3- Sekolah: SMA Negeri 1 Takalar

– Ayah: Malik Dg. La’ba

– Pekerjaan ayah: Nelayan

– Ibu: Hariah Dg. Tarring

– Pekerjaan ibu: Ibu rumah tangga

– Jumlah saudara: 3 orang

– Anak ke: 3

– Cita-cita: Dokter

– Hobi: Membaca

– Organisasi: OSIS dan Paskibra Sekolah

– SD: SDN 178 Inpres Lamangkia

– SMP: SMPN 1 Mangarabom

bang- Tugas: Pembawa baki Paskibraka Kabupaten Takalar 2026

Asiska