Takalar// Nusantarapress.com – Pemerintah Kabupaten Takalar memberikan kado istimewa berupa hibah empat bidang tanah kepada Polres Takalar tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, guna memperkuat sarana pelayanan publik dan pemeliharaan keamanan di wilayah tersebut. (1/7/2026) Penyerahan dokumen secara simbolis dilakukan oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, kepada Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman usai upacara kedinasan di halaman Mapolres Takalar, Jalan Ashar Daeng Mangung, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang. Sinergi ini menandai momentum krusial penataan aset daerah yang dialokasikan khusus untuk pembangunan Polsek Laikang, Polsek Polombangkeng Timur, Polsek Galesong Selatan, serta pangkalan Satuan Polisi Air (Satpolair), disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa penyerahan aset strategis ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjawab eskalasi kebutuhan pelayanan keamanan di tengah masyarakat yang terus berkembang pesat. Dengan menaruh perhatian khusus pada wilayah pesisir yang memiliki garis pantai panjang melalui penyediaan pangkalan Satpolair, pemerintah berharap perluasan fasilitas ini mampu mempercepat respons kepolisian dan mendekatkan akses pelayanan kepada warga. “Polri terus berkembang mengikuti dinamika di lapangan, dan karena kami memiliki aset yang representatif untuk kemaslahatan publik, kami serahkan demi optimalisasi kamtibmas; mengenai teknis pembangunan fisik ke depan sepenuhnya menjadi domain otoritas institusi Polri,” ujar Daeng Manye.
Secara terperinci, administrasi pemanfaatan lahan ini dikawal ketat oleh Dinas Pengelolaan Aset Daerah agar tepat guna dan sesuai dengan regulasi zonasi wilayah kerja kepolisian yang baru. Kepala Bidang Aset Kabupaten Takalar, Darul Aksa, memaparkan bahwa keempat titik strategis tersebut meliputi lahan seluas 4.000 meter persegi di Desa Kale Ko’mara untuk Polsek Polombangkeng Timur, 5.000 meter persegi di Desa Laikang untuk Polsek Laikang, 2.960 meter persegi di Desa Bontokassi untuk Polsek Galesong Selatan, serta lahan seluas 3.000 meter persegi di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu yang diplot khusus sebagai basis operasi Satpolair.
Merespons dukungan tersebut, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman menyampaikan apresiasi tertinggi dan menegaskan bahwa langkah hibah ini menjadi fundamental strategis bagi Polri untuk menghadirkan pelayanan kedinasan yang lebih proporsional di tiga wilayah yang kini telah berkembang menjadi kecamatan mandiri. Sebagai tindak lanjut konkret, pihak kepolisian segera melakukan percepatan balik nama sertifikat hak milik atas nama institusi Polri sebelum mengajukan usulan anggaran pembangunan struktural ke Polda Sulawesi Selatan dan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Mabes Polri. “Bagaimanapun, idealnya setiap kecamatan definitif memiliki Polsek sendiri, namun akselerasinya kami lakukan berjenjang melalui pembentukan Kepolisian Subsektor (Polsubsektor) terlebih dahulu,” jelas Supriadi.
Melalui kesiapan legalitas lahan yang ditargetkan rampung pada tahun anggaran 2026 ini, Polres Takalar memproyeksikan usulan fisik Polsubsektor dapat disetujui oleh Mabes Polri agar mulai direalisasikan secara bertahap pada tahun 2027 mendatang. Momentum peringatan sewindu kedewasaan Bhayangkara yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor antara Pemkab, TNI, Kejaksaan, dan elemen sipil, sebagai modal utama menjaga stabilitas investasi serta kenyamanan sosial di Kabupaten Takalar. Pihak kepolisian juga menggarisbawahi bahwa prasarana baru ini tidak akan berfungsi optimal tanpa adanya partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban lingkungan secara swadaya.
