Bhabinkamtibmas Polsek Baras Mediasi Kesalahpahaman Warga di Lingkungan Puskesmas, Berakhir Damai Secara Kekeluargaan

Peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat

PASANGKAYU, Nusantarapress.com — Bhabinkamtibmas Desa Motu dari Polsek Baras, Polres Pasangkayu, Brigpol Sulkipli, berhasil menyelesaikan persoalan kesalahpahaman antara dua warga melalui jalur damai, di UPTD Puskesmas Baras 2, Desa Motu, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Penyelesaian ini dilakukan dengan mempertemukan kedua belah pihak bersama Kepala UPTD Puskesmas Baras 2, guna mencari titik temu dan menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan.

Kasus bermula pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, ketika Suriati — perawat di UPTD Puskesmas Baras 2 — hendak mendampingi rujukan pasien ke RSUD Pasangkayu. Sebelumnya, anak dari Hasmat diserahkan untuk dijaga kepada Suriati. Namun, saat Hasmat menjemput, anaknya tidak berada dalam pengawasan Suriati, sehingga timbul kesalahpahaman yang memanaskan hubungan keduanya. Situasi tersebut turut mengganggu aktivitas pelayanan di lingkungan puskesmas.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, Brigpol Sulkipli mengumpulkan kedua pihak agar saling menyampaikan pandangan dan keluh kesah. Bhabinkamtibmas turut memberikan arahan serta imbauan keamanan dan ketertiban, agar permasalahan tidak melebar dan diselesaikan dengan kepala dingin.

Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan kekeluargaan. Mereka berjanji menjaga kembali kerukunan dan menyatakan perkara telah usai.

Pihak pertama, Hasmat, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, mengakui kekeliruannya, serta berjanji tidak mengulangi perbuatan yang dapat menimbulkan keresahan, baik terhadap Suriati maupun di lingkungan puskesmas. Ia juga menyatakan bersedia diproses secara hukum jika kelak melakukan pelanggaran serupa.

Sementara itu, Kapolsek Baras, Iptu Fantri Alfaisar, mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas dalam meredakan ketegangan lebih dini.

“Melalui pendekatan kekeluargaan, diharapkan setiap perselisihan di masyarakat dapat terselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Kami mengajak warga untuk mengutamakan komunikasi, saling menghormati, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kapolsek.