Kunjungan Kajati Sulbar ke Pasangkayu, Perkuat Ketahanan Pangan dan Jalin Silaturahmi Bersama Masyarakat Adat Suku Inde

Peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat

Pasangkayu, Nusantarapress.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kajati Sulbar) Dr. Budi Hartawan Panjaitan, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Kejaksaan Negeri Pasangkayu pada Rabu (21‑10‑2026). Selain meninjau program unggulan ketahanan pangan, rombongan juga melakukan kunjungan budaya ke Dusun Saluraya, Desa Gunungsari, untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat adat Suku Inde (Bunggu).

Kedatangan rombongan Kajati tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Pasangkayu sekitar pukul 09.00 WITA, disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu Tedhy Widodo, S.H., M.H., jajaran Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pasangkayu, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasangkayu. Rangkaian dimulai dengan penyambutan berupa tarian adat dan penyerahan karangan bunga sebagai tanda penghormatan.

Dalam peninjauan lapangan, Kajati beserta rombongan melihat langsung sejumlah program lingkungan dan ketahanan pangan yang dikembangkan Kejari Pasangkayu, antara lain Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Taman Ketahanan Pangan, Bank Sampah, penanaman jagung bersama, serta kegiatan penjalaan ikan bandeng di Tambak Adhyaksa. Menurut keterangan Kejari Pasangkayu, program ini bertujuan memaksimalkan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketersediaan pangan lokal dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA, rombongan beralih ke Dusun Saluraya untuk kunjungan wisata budaya. Kedatangan disambut pemerintah desa, kepala dusun, tokoh adat, dan warga dengan tarian penyambutan serta tradisi makan daun sirih sesuai adat istiadat setempat.

Kepala Dusun Saluraya Markus menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran Kejaksaan terhadap keberadaan masyarakat adat.

“Kehadiran bapak‑bapak aparat merupakan kehormatan bagi kami. Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin erat ke depannya,” ujarnya.

Sementara Kajari Pasangkayu Tedhy Widodo menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. “Kami ingin membangun kedekatan nyata dengan masyarakat adat, mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong kesejahteraan warga,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, saat memberikan sambutan utamanya, Kajati Sulbar Dr. Budi Hartawan Panjaitan menegaskan bahwa tugas Kejaksaan tidak terbatas pada penegakan hukum semata.

“Kejaksaan juga punya tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di daerah terpencil,” tegasnya.

Ia menambahkan pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memudahkan akses pelayanan hukum dan kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga Suku Inde oleh Kajati Sul‑Bar, jajaran IAD Wilayah Sulawesi Barat dan IAD Daerah Pasangkayu.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan Kejaksaan Negeri Pasangkayu menyatakan akan terus memperkuat sinergi daerah, mendukung program ketahanan pangan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan hukum yang berintegritas dan humanis.

Editor : Edison S