Resmikan Jembatan Polewali Pasangkayu, Pangdam XXIII/Palaka Wira : Jembatan Ini Dikerjakan TNI dan Masyarakat

Peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat

PASANGKAYU, Nusantarapress.com – Jembatan beton di Dusun Lelumpang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, resmi digunakan masyarakat. Peresmian dihadiri langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Senin (14/9/2026).

Kedatangan Pangdam bersama jajaran disambut antusias masyarakat dan siswa sekolah dasar yang telah menunggu di sekitar lokasi. Peresmian tersebut menjadi penanda berfungsinya akses penghubung yang selama ini dibutuhkan warga di kawasan tersebut.

Jembatan Polewali menghubungkan akses masyarakat dari Desa Pangiang, Desa Polewali hingga Desa Ako dan wilayah sekitarnya.

Kehadiran jembatan ini diharapkan memudahkan mobilitas warga serta memperlancar aktivitas masyarakat antardesa.

Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden Prabowo yang dikerjakan TNI bersama masyarakat.

“Program jembatan beton Desa Polewali merupakan program Presiden yang dikerjakan TNI dan gotong royong bersama masyarakat,” kata Pangdam.

Lanjut Pangdam, pembangunan jembatan program Presiden telah dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Khusus Kabupaten Pasangkayu, sebanyak enam jembatan telah dibangun di wilayah pedalaman untuk membuka akses masyarakat.

Pembangunan tersebut mencakup dua jembatan gantung, tiga jembatan beton dan satu jembatan Aramco.

Pangdam mengatakan kebutuhan jembatan di daerah yang aksesnya masih terbatas dapat diusulkan melalui koordinasi dengan jajaran kewilayahan TNI. Usulan tersebut nantinya disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kebutuhan di masing-masing daerah.

“Nanti berkoordinasi dengan Dandim dan segera diajukan sesuai kebutuhan di daerah yang mendesak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan dengan pola swakelola sehingga keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengerjaan.

“Karena ini swakelola, jadi tetap harus ada kolaborasi dan kontribusi dari masyarakat,” katanya.

Pangdam juga meminta masyarakat menjaga jembatan yang telah dibangun. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan fasilitas bersama yang manfaatnya akan kembali dirasakan masyarakat apabila dirawat dengan baik.

“Semoga jembatan yang dibangun oleh prajurit ini dapat bermanfaat oleh masyarakat semua,” tuturnya.

Kepala Desa Polewali Mujais menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan beton. Menurutnya, jembatan tersebut membuka akses warga dari sejumlah desa dan memudahkan hubungan antarkawasan.

“Terima kasih atas dibangunnya jembatan Polewali sehingga terbuka akses masyarakat dengan menghubungkan akses warga sekitar,” ujar Mujais.

Usai meresmikan jembatan, personel Kodim 1427/Pasangkayu membagikan bingkisan kepada masyarakat sekitar. Pembagian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keterlibatan dan kebersamaan warga selama proses pembangunan.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan Pangdam bersama jajaran dan pemerintah daerah dengan meninjau sarana air bersih di Dusun Kalibamba, Desa Polewali.

Di sela kunjungan, Pangdam juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Imbauan itu disampaikan mengingat kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Pangdam mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Peresmian jembatan turut dihadiri Danrem 142/Tatag, Dandim 1427/Pasangkayu, Danyonif TP 874/Vovasanggayu, Kajari Pasangkayu, perwakilan Polres Pasangkayu, CDAM Astra Celebes, Kepala Dinas PUPR, Camat Bambalamotu, para kepala desa se-Kecamatan Bambalamotu, tokoh masyarakat, tokoh adat serta ratusan warga.