Nusantarapress.Com- Takalar – SulSel- Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Takalar tahun 1447 Hijriah/2026 M di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (1/5/2026).
Sejak subuh, para calon jemaah haji telah berdatangan di lokasi pelepasan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi yang turut dihadiri keluarga jemaah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah
Dalam prosesi tersebut, Bupati Takalar didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Solihin.
Dalam sambutannya, Firdaus Daeng Manye menyampaikan pesan kepada para jemaah agar mempersiapkan diri secara lahir dan batin
“Perjalanan haji ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Saya berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling membantu selama berada di Tanah Suci,” tambahnya
Pemerintah Kabupaten Takalar tahun ini memberangkatkan sebanyak 72 jemaah haji yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 16, 33, 42, dan 43 bersama jemaah dari kabupaten lain seperti Gowa dan Maros. Dari jumlah tersebut, 69 jemaah hadir langsung dalam prosesi pelepasan
Suasana haru semakin terasa saat keluarga mengantar keberangkatan para jemaah. Tangis dan doa mengiringi langkah mereka menuju Tanah Suci
Salah satu kisah yang menyita perhatian datang dari jemaah termuda bernama Anggi (13), warga Dusun Soreang Baru, Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara. Ia berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan almarhum ibunya yang telah lebih dahulu mendaftar
“Kami berangkat menggantikan ibu tercinta. Ibu sudah mendaftar sebelumnya, namun karena kehendak Allah, ibu telah meninggal dunia, jadi kami yang menggantikannya,” ujar Anggi dengan suara bergetar.
Ayah Anggi, Darwis Daeng Ta’le, mengaku bersyukur sekaligus terharu atas kesempatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena Anggi bisa menggantikan ibunya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini,” ucapnya lirih
Menurutnya, keberangkatan Anggi menjadi bentuk bakti kepada almarhum ibunya
Menanggapi hal tersebut, Bupati Takalar mengapresiasi semangat para jemaah, termasuk Anggi yang dinilainya menjadi simbol keteguhan iman
“Kisah ini menjadi pengingat tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kekuatan iman dalam menjalankan perintah Allah,” ujarnya
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Para jemaah kemudian diberangkatkan menuju embarkasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci
Harapan besar pun mengiringi langkah mereka agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
(Asiska)

Leave a Reply