PASANGKAYU, Nusantarapress.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasangkayu menghadirkan terobosan baru dalam pembinaan Kantor Urusan Agama (KUA), dengan memadukan rapat evaluasi program kerja bersama kegiatan Safari Jumat. Langkah ini dirancang untuk memperkuat pembinaan internal sekaligus mendekatkan akses serta kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat luas.
Berbeda dengan pola konvensional yang hanya berlangsung di ruang rapat tertutup, evaluasi kinerja kali ini dilaksanakan secara terpadu dengan penyampaian khutbah Jumat langsung oleh jajaran pimpinan dan pejabat Kemenag di berbagai masjid di wilayah kecamatan yang menjadi tuan rumah. Kegiatan ini akan digelar secara bergilir di seluruh wilayah KUA se-Kabupaten Pasangkayu.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (17/7/2026), Kepala Kantor Kemenag Pasangkayu, H. Haerul, SHI bertindak sebagai khatib di Masjid Al-Mujtahida, Kampung Tua Bambaloka, Kecamatan Baras. Secara bersamaan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam H. Nurdin Samad, S.Ag. beserta para Kepala KUA lainnya juga mengisi khutbah di beberapa lokasi lain, antara lain Masjid Taqwa Pantabatu dan masjid yang berada di depan Kantor Kelurahan Baras.
Sebelum dan sesudah pelaksanaan Salat Jumat, seluruh jajaran berkumpul di Kantor KUA Kecamatan Baras untuk mengikuti rapat evaluasi capaian kinerja dan program kerja, yang dihadiri oleh seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Pasangkayu.
Kepala Kemenag Pasangkayu, H. Haerul, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah ditetapkan sebagai agenda rutin bulanan. “Tujuannya jelas, mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, meningkatkan standar kualitas pelayanan keagamaan, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antar-satuan kerja KUA di seluruh kabupaten,” ujarnya.
Dalam sesi rapat tersebut, masing-masing KUA memaparkan capaian realisasi program, perkembangan kinerja pelayanan, serta berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi langsung di lapangan. Seluruh isu kemudian dibahas secara bersama-sama untuk merumuskan solusi yang tepat serta langkah tindak lanjut yang lebih terarah dan efektif.
Menurut H. Haerul, konsep penggabungan evaluasi dengan Safari Jumat merupakan wujud nyata komitmen Kemenag Pasangkayu untuk tidak hanya berfokus pada administrasi internal, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat. “Selain memperkuat kerja sama antar-KUA, melalui khutbah ini kami juga dapat menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dan membangun secara langsung kepada jemaah di berbagai wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam pada KUA Baras, Ekas Sri Wulandari, menyampaikan bahwa pelaksanaan kali ini merupakan giliran KUA Kecamatan Baras sebagai tuan rumah. Selanjutnya kegiatan akan terus berjalan secara bergilir ke kecamatan lain.
“Setiap bulan pelaksanaannya akan berpindah ke wilayah KUA yang berbeda. Dengan pola ini, kami berharap evaluasi program dan silaturahmi Safari Jumat benar-benar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di setiap penjuru Kabupaten Pasangkayu,” tegasnya.
Melalui inovasi ini, Kemenag Kabupaten Pasangkayu menargetkan terjalinnya sinergi yang semakin solid antar-KUA, peningkatan berkelanjutan kualitas pelayanan Bimbingan Masyarakat Islam, serta terwujudnya pelayanan keagamaan yang semakin profesional, responsif, dan berkualitas bagi seluruh umat.
Editor : Edison S
